-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

DPD K.SPSI AGN Sumut Audensi ke Balai K3 Medan

Jumat, 21 Oktober 2022 | Jumat, Oktober 21, 2022 WIB Last Updated 2022-10-21T01:40:51Z
                     Penulis: Redaksi
DPD K.SPSI AGN Sumut Saat Audensi ke Balai K3 Medan. (Foto: Ist)

SINAR MEDAN | MEDAN

Bangun sinergitas bersama Balai Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Medan, DPD K.SPSI AGN Sumut melakukan audensi ke gedung Balai K3 Medan di Jalan KL Yos Sudarso No64, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli, Kamis (20/10/2022) pagi sekira pukul 10.00 wib.

Kedatangan rombongan DPD K.SPSI AGN Sumut dipimpin TM Yusuf SE MM didampingi Bendahara Sumut, Taufik Khayat, Wakil Bendahara Yopie Jordan, Ketua FSP PPMI SPSI AGN Medan, Rouses de Fretes dan Sekretaris Roberto Zega disambut hangat langsung oleh Kepala Balai K3 Medan dr Richard A Harianja.

"Terimakasih atas penerimaan dari Bapak Kepala Balai K3 Kota Medan yang membawahi area kerjanya dari Aceh sampai dengan Palembang. Hari ini kita diperintahkan pimpinan pusat kita, pak Andi Gani Nena Wea, untuk melakukan sosialisasi dan langkah-langkah apa yang bisa kita lakukan dari serikat ini dalam menorehkan perjalanan perhatian kita terhadap negara," tutur Yusuf.

Yusuf menjelaskan, maksud kedatangan pihaknya adalah untuk dapat bersinergi dan berkolaborasi sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kesehatan kerja para karyawan yang selama ini terabaikan oleh perusahaan.

"Jadi hari ini, kita langsung bertanya mengenai langkah dan tekhnis yang harus kita jalankan dan tindakan hal-hal yang mengerucutkan untuk adanya kerjasama. Dalam hal ini mungkin yang sudah kita sepakati, bagaimana kita bisa melakukan suatu kolaborasi dan sinergitas antara serikat dengan balai K3. Karena setelah kita diskusi begitu panjang, ada beberapa item yang menjadi konsen kita yang pertama adalah bagaimana kita bisa menciptakan kepedulian, karena dengan kepedulian sudah bisa diciptakan sehingga menjadi suatu kebudayaan," ujarnya.

Pengurus DPD K.SPSI AGN Sumut Berfoto Bersama Kepala Balai K3 Medan Richard A Harianja (Batik). (Foto: Ist)

Dirinya mengaku, betapa pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja terhadap karyawan yang perlu di budidayakan menjadi suatu kebiasaan.

"Kalau sudah menjadi suatu kebiasaan, orang menggunakan APD atau hal-hal yang berhubungan dengan K3 itu, akan bisa menjadi kebudayaan bagi dirinya masing-masing. Hal yang lebih penting adalah, kalau pasca keselamatan pekerjaan ada hal lain yang harus menjadi perhatian kita, salah satunya adalah seperti Kesehatan," ucapnya.

Pihaknya berkomitmen, membantu program-program Balai K3 Medan kedepannya.

"Jadi dalam hal ini, mungkin kita SPSI akan mendorong agar dikembangkan dalam suatu tajuk Forum Diskusi Group atau pengembangan LKS-LKS Tripartite nantinya melibatkan seluruh stakeholder. Kenapa, tidak bisa hanya kita percayakan kepada lembaga negara seperti K3, hanya untuk peduli dan mensosialisasikan hal ini. Jadi dalam hal ini, kita berkomitmen K.SPSI Sumatera Utara nanti akan membangun koordinasi dengan K.SPSI Andi Gani yang berada di kauku Sumatera kita akan membantu program K3 yang berada di Balai," pungkasnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Balai K3 Medan menyambut positif kehadiran DPD K.SPSI AGN Sumut. Dirinya menegaskan betapa pentingnya K3 terhadap karyawan yang masih minim pelaksanaan di perusahaan-perusahaan yang ada.

"Ini pertanyaan yang sebenarnya, kalau berdasar tusi terhadap perusahaan-perusahaan yang membandel, kita harus membedakan Tusi balai itu upaya perlindungan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja bagi tenaga kerja, itu upaya perlindungan, dengan cara apa? Dengan cara pengujian, pemeriksaan dan kemudian membangun sumber daya manusianya tentang K3," ungkap Richard.

Richard menambahkan, Balai K3 menghasilkan laporan hasil pengujian dan kemudian memberikan kesimpulan dan saran bagi para pengusaha-pengusaha.

"Jadi, balai menghasilkan laporan hasil pengujian. Di dalam laporan hasil pengujian itu, ada dua faktor yang cukup berperan disana yaitu kesimpulan dan saran. Di kesimpulan dan saran inilah, peran perusahaan untuk menindaklanjuti. Siapa yang mengkawal kesimpulan dan saran ini, itu adalah teman-teman pengawas ketenagakerjaan yang ada di dinas tenaga kerja," tandasnya.

(SM - Redaksi/ Rel)
×
Berita Terbaru Update