Terkesan Asal Jadi, 3 Hari Selesai Dikerjakan Aspal Jalan di Kecamatan Sunggal Hancur

Aspal Yang Baru Selesai Dikerjakan 3 Hari Sudah Hancur. (SM - Redaksi)

Sinar Medan.id | Sunggal

Sungguh miris, pengerjaan aspal jalan di Dusun IV Desa Pujimulyo Kecamatan Sunggal Deli Serdang terkesan asal jadi.

Buktinya, hanya kurun waktu 3 hari selesai pengerjaan, aspal jalan tersebut sudah hancur saat dilintasi kendaraan.

Pantauan Redaksi, Kamis (13/8/2026) siang melihat bukti nyata bobroknya kinerja oknum kontraktor yang melakukan pengerjaan pengaspalan serta rabat beton tersebut.

Bahkan, desas desus yang beredar dari masyarakat, bahwa pengerjaan aspal sekitar 35 Meter yang dikerjakan pada Senin (20/8/2026) kemarin tersebut sepaket dengan penambahan rabat beton sepanjang 1,2 Kilometer mencakup Dusun IV dan Dusun V Desa Pujimulyo tidak memajangkan Plang Proyek tentang jumlah Anggaran Proyek, Kontraktor serta batas waktu pengerjaan proyek.

Pengerjaan Rabat Beton Tanpa Menggali Tanah Terlebih Dahulu. (Foto: Redaksi)

Hal itu membuat masyarakat yakin bahwa, proyek yang diduga berasal dari Anggaran Pemkab Deli Serdang tersebut diduga sarat adanya Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). 

Seorang pekerja mengaku warga Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang yang beberapa hari lalu dimintai keterangannya juga menegaskan, bahwa pengawas proyek pengerjaan tersebut tidak pernah turun ke lapangan.

"Tidak pernah datang pengawasnya bang, kami semua para pekerja berdomisili di kawasan Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang," ucap seorang pekerja.

Warga yang melihat langsung pengerjaan hingga selesai, terkesan bahwa proyek tersebut asal dikerjakan agar cepat selesai.

"Sebagian pengerjaan Rabat beton di pinggiran aspal, tidak dilakukan pengorekan terlebih dahulu bang. Para pekerja, langsung melakukan pengecoran," beber seorang warga Desa Pujimulyo Kecamatan Sunggal.

Bukan hanya itu, lanjut warga, pengerjaan Rabat beton juga tidak menggunakan besi cor untuk mempertahankan kualitas.

"Jelas proyek seperti ini, sengaja untuk mengirit anggaran biaya pengerjaan bang. Lumayankan, dananya masuk ke kantong oknum- oknum nakal," tutur warga kesal.

"Temuan ini, secepatnya pasti akan kami sampaikan kepada Bupati Deli Serdang untuk melakukan pengusutan agar oknum-oknum terlibat di dalam pengerjaan proyek tersebut ditindak. Rencananya, kami juga akan melaporkannya kepada pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Tipikor Polri," tegas warga kesal.

Saat dikonfirmasi beberapa hari lalu, Armadaiyah selaku Kades Pujimulyo mengaku bahwa proyek tersebut adalah proyek Pemkab Deli Serdang. Sementara Camat Sunggal, Guntur Endar Nasution memilih bungkam.

(SM - Redaksi)

Posting Komentar untuk "Terkesan Asal Jadi, 3 Hari Selesai Dikerjakan Aspal Jalan di Kecamatan Sunggal Hancur"