-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

PBB Kecamatan Sunggal Terendah, Tapi Bangunan Liar Menjamur

Sabtu, 30 Juli 2022 | Sabtu, Juli 30, 2022 WIB Last Updated 2022-07-29T18:08:28Z
              Penulis: Ardian Syahputra
Bangunan Sarang Walet di Desa Mulyorejo Kecamatan Sunggal DS Yang Diduga Tidak Memiliki SIMB-G. (Foto: Ardian)

SINAR MEDAN | DELI SERDANG

Di Tahun 2022, target Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang (DS)  adalah salah satu kecamatan dengan target PBB terendah yaitu 22 persen dengan nilai Rp9.729.194.108.

Padahal faktanya, sebegitu banyaknya bangunan megah serta Rumah Toko (Ruko) diduga dibangun tanpa memiliki Surat Izin Mendirikan Bangunan dan Gedung (SIMB-G)

Pencapaian target PBB di Kecamatan Sunggal Deli Serdang itu, diungkap 
Sekdakab Deli Serdang Darwin Zein SSos saat menggelar Rapat Kordinasi (Rakor) di aula Cendana Pemkab Deli Serdang beberapa hari lalu.

Dalam rakor itu, dihadiri para camat dan KUPT Dinas Pendapatan Kabupaten Deli Zerdang. Pada rapat tersebut, Sekda sempat menunjukkan kekesalan pada kinerja sejumlah camat yang terlihat tidak mempunyai rasa kepedulian untuk mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masih jauh dari harapan.

"Saya ingatkan, akan ada evaluasi bagi Camat yang tidak mampu dan memiliki dedikasi dalam mengejar pencapaian PAD. Kalian harus pakai akal, target baru dapat 30,22 persen sementara target kita Tahun 2022 ini 70 persen dan batas akhir itu tinggal Bulan Agustus akhir," ujar Darwin Zein kesal.

Data pencapaian PAD terhitung 1 Januari sampai 27 Juli 2022, penerimaan PBB serta Pedesaan dan Perkotaan (P2) senilai Rp15.282.344.610 atau sebesar 26 persen. Sementara target  penerimaan PBB-P2 adalah Rp59.523.390.915.

Darwin Zein juga mengungkapkan, pendapatan PBB yang rendah lainnya Kecamatan Pantai Labu sebesar 21 persen dari target Rp1.828.405.360, Kecamatan Batang Kuis 20 persen dari target Rp1.800.829.013. Kecamatan Lubuk Pakam mencapai 26 persen dari target Rp3.596.300.396. 

Sementara Kecamatan Sunggal mencapai 22 persen dari target Rp9.729.194.108, Labuhan Deli mencapai 25 persen dari target Rp2.100.376.938, Percut Seituan 24 persen dari target Rp13.765.463.740, Patumbak mencapai 22 persen dari target Rp2.103.423.180, Galang mencapai 39 persen dari target Rp1.680.790.986 dan untuk Kecamatan Bangun Purba mendapat 52 persen dari target 398.701.831.

Bangunan Liar di Kecamatan Sunggal Menjamur

Walau target Kecamatan Sunggal baru mencapai 22 persen target pencapaian PBB nya, namun fakta di lapangan terlihat begitu banyak pengusaha-pengusaha pemilik bangunan liar yang tidak mendukung program pemerintah Kabupaten Deli Serdang.

Hal itu, terbukti tidak adanya SIMB-G yang dimiliki oleh beberapa pengusaha bangunan liar tersebut.

Beberapa contohnya adalah, pendirian bangunan gedung sarang walet Berlantai 3 1/2 di Jalan Bintang Terang Komplek Cina Desa Mulyorejo Kecamatan Sunggal DS.

Ruko 4 Pintu Berlantai II di Jalan Bintang Terang Desa Mulyorejo Kecamatan Sunggal DS Diduga Tidak Memiliki SIMB-G. (Foto: Ardian)

Sejak dibangun dan hingga kini tahap pembangunannya sudah mencapai 80 persen, namun pengusaha bernama Apok diduga tidak memiliki SIMBG tersebut.

Selain itu, di Jalan Bintang Terang Desa Mulyorejo sebanyak 4 pintu Ruko berlantai II juga diduga tidak memiliki SIMBG.

Bukan hanya itu, pembangunan pergudangan di Jalan Sejarah dan Jalan Sentosa Dusun VI Desa Pujimulyo pengusaha juga diduga tidak memiliki SIMBG.

Sekdakab Deli Serdang Darwin Zein SSos yang dikonfirmasi melalui layanan WhatsApp, Jumat (29/7/2022) sekira pukul 20.33 wib, mantan Kasi Trantib dan Sekcam Sunggal tersebut belum bersedia memberikan komentar.

(SM - Ardian Syahputra)
×
Berita Terbaru Update