SINAR MEDAN | MEDAN
Pengelolah lokasi judi jenis tembak ikan dengan modus permainan ketangkasan di Kota Medan, semakin membandel.
Terkesan, para pengelolah judi tembak ikan tersebut tidak kenal takut kepada aparat kepolisian bahkan tidak menghargai umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Pantauan awak media di lapangan, Minggu (10/4/2022) sekira pukul 17.26 wib melihat, lokasi judi tembak ikan disebut-sebut milik Asen dan meja ikan bermerek "Panda".
Di lokasi tersebut, pengelolah sengaja menutup pintu ruko berwarna Hijau berlantai III dengan maksud, untuk mengelabui polisi dan pantauan warga. Bahkan, terlihat beberapa unit sepeda motor para pemain berada di dalam ruko.
Di lokasi, beberapa warga yang ingin bermain judi tembak ikan terlihat keluar masuk. Bahkan, ada beberapa Abang becak yang nekat masuk hanya untuk bermain judi tembak ikan.
Kapolsek Helvetia, Kompol Herry E Sihombing SH Sik ketika dikonfirmasi melalui layanan WhatsApp sekira pukul 17.36 wib, tidak sedikitpun mau memberikan komentar tentang adanya lokasi judi di Wilayah Hukum (Wilkum) nya.
(SM - Dian)