-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Mobil Dirusak, Pengemudi Babakbelur Dihajar Warga

Minggu, 26 Juni 2022 | Minggu, Juni 26, 2022 WIB Last Updated 2022-06-26T11:50:19Z

                  Penulis: Redaksi
Pengemudi Mobil Dihakimi Warga di Simpang Jalan Pelangi, Kecamatan Medan Maimun. (Foto: Ist)

SINAR MEDAN | MEDAN

Diduga kasus tabrak lari, sebuah mobil beserta pengemudi jadi bulan-bulanan warga di simpang Jalan Pelangi, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Minggu (26/6/2022) siang.

Aksi tersebut, sempat direkam oleh pengemudi sepeda motor menggunakan handphone.

Dalam rekaman video terlihat, sebuah mobil berwarna putih dikejar oleh sejumlah pengendara sepeda motor.

"Woi berenti kau, berhenti kau woi," teriak perekam video.

"Tahan bang, tahan. Woi, woi tahan," teriaknya lagi.

Saat itu, terlihat mobil tersebut berhenti karena kondisi jalan yang padat namun, pengemudi tidak berhenti dan berusaha melarikan diri.

Kemudian, seorang warga terlihat memecahkan kaca samping mobil dan menendang mobil jenis Toyota Avanza itu.

Tidak lama, mobil tersebut melaju lagi dan tetap dikejar warga dan sejumlah pengendara sepeda motor.

Setibanya di Jalan Brigjend Katamso, Kecamatan Medan Maimun tepatnya di simpang Pelangi mobil tersebut dapat dihentikan.

Warga langsung membuka pintu mobil, kemudian menarik pengemudi keluar dari dalam.

"Mati kau kan, mati kau bangsat kena keroyok kau," teriak suara perekam video.

Nabrak dia, ada dua," katanya lagi.

Ketika itulah, pengemudi itu pun langsung dipukuli sejumlah orang.

Panit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Widi Lumbanraja menuturkan, mobil tersebut awalnya mengalami kecelakaan di Jalan Bakti, Kecamatan Medan Area lalu dikejar oleh warga.

"Tabrakan, tabrakannya di wilayah Medan Area di Jalan Bakti, lalu dikejar dapatnya di simpang Pelangi," kata Widi kepada.

Widi mengungkapkan, setelah kejadian itu pengemudi mobil beserta mobilnya langsung dibawa ke Polsek Medan Area.

"Kurang tau nabrak apa, tadi langsung di bawa ke Polsek Medan Area," pungkasnya.

(SM - Red/Trib)
×
Berita Terbaru Update