-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Warga Deli Serdang Tewas Ditembak KKB di Papua

Selasa, 19 Juli 2022 | Selasa, Juli 19, 2022 WIB Last Updated 2022-07-19T02:39:47Z
                  Penulis: Redaksi
Jenazah Korban Keganasan KKB di Papua, Disambut Jajaran Pemkab Deli Serdang. (Foto: Ist)

SINAR MEDAN | DELI SERDANG

Juda Gurusinga (22) seorang dari 10 korban keganasan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua di Kampung Nogolait, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua pada Sabtu (16/7/2022) beberapa hari lalu diketahui adalah warga Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).

Jasad Juda Gurusinga, tiba di kampung halaman di Dusun III, Desa Sayum Sabah, Kecamatan Sibolangit pada Minggu (17/7/2022) kemarin malam.

Jenazah pemuda tersebut, tiba di Bandara Kualanamu International Airport (KNIA) sekira pukul 21.20 wib dijemput oleh jajaran Pemkab Deli Serdang serta pihak keluarga.

Terlihat Sekda Deli Serdang, Darwin Zein, Asisten 1 Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat, Citra Effendi Capah dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, M Ari Mulyawan, Camat Sibolangit, Febri E Gurusinga serta Kades Sayum Sabah, Namaken Gurusinga. 

Menurut Dani Gurusinga, warga Sayum Sabah yang juga tinggal bersama korban di Kampung Nogolait, Distrik Kenyam, Nduga, pagi itu korban yang bekerja sebagai penjaga toko kelontong, sedang mengantarkan barang ke kios-kios para pelanggan langganan.

Saat itu, korban berboncengan sepeda motor bersama salah seorang temannya asal Makassar.

Sebelum tiba di kios yang dituju, korban dan temannya sudah melihat ada keributan namun, keduanya tidak bisa berputar arah. 

"Awalnya mengantar barang ke kios dan sebelumnya mengantar barang ke kios-kios tidak pernah terjadi apapun, seperti yang terjadi ini. Jadi, saat korban mengantar barang ke kios itu, dia berboncengan dua orang dengan kawan juga, satu rekan kerja dan dua-dua juga mereka tidak selamat," ungkap Dani ketika ditanya soal kronologis aksi kebrutalan yang menewaskan temannya itu di Bandara KNIA. 

Dijelaskan Dani, saat dia mengantar barang itu, di situ sudah terjadi keributan. Dia tidak bisa memutar motor, tetapi pelaku sudah menembaki dari belakang.

Akibatnya, mereka terjatuh dan meninggal di tempat.

Disebutkan Dani, korban yang di Kartu Tanda Penduduknya berstatus pelajar/mahasiswa itu sudah hampir 2 Tahun bekerja sebagai penjaga toko kelontong Kios Karo Ceria 1. 

"Korban anak keempat dari lima bersaudara, sudah hampir 2 Tahun bekerja sebagai penjaga Kios Karo Ceria 1," kata Dani.

Karena insiden ini pula, Dani ikut pulang mengantarkan jenazah sepupunya tersebut.

"Kami satu marga, ayah kami abang beradik. Kami berharap kepada pemerintah daerah, pemerintah pusat, agar ini tidak terjadi lagi. Kita ke sana (Papua) itu bukan mencuri, bukan pembunuh. Jadi, kita sangat kecewa dan tidak bisa kita terima. Jadi, tolong bantu masyarakat sipil yang ada di daerah Nduga," harapnya. 

Dani pun mengapresiasi perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang, yang langsung sigap memfasilitasi kepulangan korban. 

"Terima kasih kepada Bupati, Sekda, Camat Sibolangit yang sudah memfasilitasi kepulangan sampai ke rumah," ujarnya.

Informasi yang dihimpun, KKB membunuh 10 warga tak bersalah di Kampung Nogolait, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Sabtu pagi (16/7/2022), sekira pukul 09.15 WIT. Warga diserang dengan cara ditembak, serangan keji KKB itu membuat 10 orang meninggal dunia.

Adapun 10 korban tewas itu masing-masing berinisial YS (23), HG (41), DM (42), TA (42), J (26), Alex (45), EB (54), YN (22), N (41), dan S (36). Selain itu, KKB juga membuat dua orang lainnya luka-luka hingga kritis di rumah sakit.

Jenazah korban, Juda Gurusingan kemudian diterbangkan dari Papua ke Makassar. Dari situ, kemudian diterbangkan lagi ke Bandara Soekarno-Hatta, pukul 15.33 WITA. 

Setelah tiba di Bandara Soetta, baru diterbangkan ke Bandara KNIA dan baru tiba, Minggu (17/7/2022) pukul 21.20 wib malam.

(SM - Red/Trib) 
×
Berita Terbaru Update