Sinar Medan.id | Sunggal
Warga Dusun VI Desa Pujimulyo, Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang resah. Pasalnya, tembok beton milik PT Indrasari yang berbatasan dengan tanah milik warga roboh baru-baru ini.
Keresahan warga beralasan karena, runtuhnya tembok tersebut mengakibatkan berbagai jenis tanaman rusak. Bahkan, ternak ayam milik warga yang dipelihara mati akibat tertimpa reruntuhan tembok tersebut.
Adapun para warga yang menjadi korban dampak robohnya tembok bangunan tersebut diketahui adalah Mamak Hambali, Tumini, Atik, Joko dan beberapa orang lainnya.
Diungkapkan warga kepada Redaksi, Minggu (10/5/2026) sekira pukul 10.30 WIB, robohnya tembok beton milik PT Indrasari yang memproduksi Pipa paralon tersebut, karena tidak sanggup menampung debit air hujan yang turun pada Jum'at, (8/5/2026) kemarin.
Menurut penuturan warga, jauh-jauh hari sebelumnya tembok tersebut tidak pernah roboh walau turun hujan sederas apapun.
"Bagaimana tembok bisa tahan bang, penimbunan aja lebih 1 Meter tingginya dan hampir mencapai atap rumah warga. Jadi kalau hujan turun, airnya melimpah dan tembok tidak bisa menahan debit air yang banyak," ungkap warga.
Kemarin kami selama 2 Minggu, kami menghirup debu yang berterbangan akibat dampak dari penimbunan. Kini ternak dan tanaman kami hancur," tandas warga kesal.
Diungkapkan warga, utusan pihak PT Indrasari sudah melihat robohnya tembok beton yang menimpa ternak dan tanaman warga namun belum merealisakan kerugian warga tersebut.
(SM - Redaksi)