Penulis: Redaksi
SINAR MEDAN | BELAWAN
Rumah sakit (RS), seyogyanya tempat perawatan bagi para pasien yang sedang mengalami sakit.
Bukan hanya itu, di lingkungan RS diwajibkan tidak ada kebisingan karena mengganggu kenyamanan pasien yang sedang dirawat inap.
Namun, keanehan terjadi di RS Prima Husada Cipta Medan. Oknum para pegawai di RS yang bernaung di bawah PT Pelindo Persero tersebut, bukannya memberikan kenyaman dan ketentraman bagi para pasien, namun malah membuat keributan.
Hal itu terbukti pada, Kamis (6/4/2023) sekira pukul 19.06 wib. Puluhan pegawai di RS tersebut menciptakan kebisingan dengan mengadakan pembagian bingkisan berupa minuman botol dan makanan.
Kebisingan itu, tercipta dari dua orang MC yang setiap kali memanggil nama seorang pegawai menggunakan alat pengeras suara (mic) untuk mendapatkan hadiah.
Kebisingan semakin riuh, dengan teriakan dan tepuk tangan puluhan pegawai lainnya yang bergembira.
Sementara pasien yang menjalani perawatan di ruangan-ruangan RS, untuk beberapa saat ditinggalkan dan diabaikan.
Seorang pemuda mengaku bermarga Marpaung yang bermukim di sekitar rumah sakit saat menyaksikan acara tersebut mengatakan, hal tersebut sangat aneh dan tidak seharusnya dilakukan petugas rumah sakit.
"Aku waktu hidupkan kereta (sepeda motor) di parkiran rumah sakit, kena marahi. Mereka ini, malah membuat kebisingan. Padahal kan ini rumah sakit," ujar Marpaung.
Arif Suhartono selaku Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Persero, seharusnya bertindak dan memanggil Kepala RS Prima Husada Cipta Medan agar mengevaluasi kinerjanya karena tindakan puluhan pegawainya tersebut.
Adanya hal itu, Redaksi masih berusaha melakukan konfirmasi kepada pihak rumah sakit yang bertanggungjawab.
(SM - Redaksi)