Penulis: Redaksi
SINAR MEDAN | PEKANBARU
Pantauan di lokasi, mayat pria itu tewas di pinggir jalan SM Amin persimpangan Jalan Rajawali terdapat banyak luka di tubuhnya.
Selain luka, terlihat ada pecahan kaca dan bekas body sepeda motor. Warga menduga, mayat itu adalah korban begal atau tabrak lari.
"Penemuan sekitar pukul 08.00 WIB tadi. Posisi sudah meninggal di pinggir jalan, di bawah ketiak ada batu juga," ujar seorang warga, Adi Katrok, Kamis (4/5/2023).
Adi menyebut, di lokasi juga ada beberapa pecahan body sepeda motor. Termasuk sepasang sendal berwana hitam diduga milik korban.
"Ada juga pecahan motor dan sandal. Entah begal atau dibunuh," kata warga lain, Alamsyah.
Penemuan mayat itu, membuat geger warga yang melintas. Sekira pukul 08.30 WIB, Tim Inafis Polresta Pekanbaru tiba di lokasi.
Selain tim inafis, Kasat Reskrim Polresta Kompol Andrie Setiawan dan Kapolsek Tampan, Kompol Rahmat juga sudah tiba.
Tim langsung melakukan olah TKP, serta memasang garis polisi. Puluhan warga yang ramai di lokasi, diminta menjauh dari titik penemuan mayat dan mayat ditutupi spanduk putih.
SINAR MEDAN | PEKANBARU
Penemuan sesosok mayat pria di Jalan SM Amin, Pekanbaru, Riau mengegerkan warga. Korban ditemukan tewas di lokasi kejadian, dengan kondisi tubuh penuh luka, Kamis (4/5/2023) sekira pukul 08.00 wib.
Pantauan di lokasi, mayat pria itu tewas di pinggir jalan SM Amin persimpangan Jalan Rajawali terdapat banyak luka di tubuhnya.
Selain luka, terlihat ada pecahan kaca dan bekas body sepeda motor. Warga menduga, mayat itu adalah korban begal atau tabrak lari.
"Penemuan sekitar pukul 08.00 WIB tadi. Posisi sudah meninggal di pinggir jalan, di bawah ketiak ada batu juga," ujar seorang warga, Adi Katrok, Kamis (4/5/2023).
Adi menyebut, di lokasi juga ada beberapa pecahan body sepeda motor. Termasuk sepasang sendal berwana hitam diduga milik korban.
"Ada juga pecahan motor dan sandal. Entah begal atau dibunuh," kata warga lain, Alamsyah.
Penemuan mayat itu, membuat geger warga yang melintas. Sekira pukul 08.30 WIB, Tim Inafis Polresta Pekanbaru tiba di lokasi.
Selain tim inafis, Kasat Reskrim Polresta Kompol Andrie Setiawan dan Kapolsek Tampan, Kompol Rahmat juga sudah tiba.
Tim langsung melakukan olah TKP, serta memasang garis polisi. Puluhan warga yang ramai di lokasi, diminta menjauh dari titik penemuan mayat dan mayat ditutupi spanduk putih.
(SM - Redaksi/Det)